Inilah Penyebab Umum Penyakit Tiroid yang Patut Diwaspadai

Hasil gambar untuk Penyakit Tiroid

Cantika.com

Penyakit tiroid merupakan masalah yang umum terjadi dan dialami oleh sebagian orang. Penyakit ini menyebabkan hormon tiroid menjadi tidak seimbang di dalam tubuh. Hal ini merupakan penyebab umum penyakit tiroid. Penyakit ini mulai menimbulkan masalah saat kelenjar tiroid menjadi kurang aktif (hipotiroid) atau terlalu aktif (hipertiroid). Penyakit ini lebih rentan dialami oleh perempuan daripada laki – laki. Namun, penyakit ini tidak menyerang umur tertentu, artinya usia berapa saja bisa mengalami penyakit ini. 

Penyebab umum penyakit tiroid yaitu penyakit autoimun, pengobatan untuk hipertiroid, terapi radiasi, operasi tiroid dan obat – obatan tertentu. Selain itu, penyakit tiroid juga disebabkan oleh bakteri atau virus yang bekerja dengan cara yang sama seperti antibodi. Kondisi ini menyebabkan peradangan di kelenjar. Penyakit ini juga bisa disebabkan oleh obat – obatan seperti amiodarone dan interferon yang menyebabkan kerusakan sel – sel tiroid. Ketidakseimbangan reaksi kimia dalam tubuh disebabkan oleh produksi hormon tiroid yang tidak memadai.

Apa saja jenis – jenis penyakit tiroid?

1. Hiprtiroid

Gejala dari penyakit tiroid dibedakan menjadi dua, yaitu gejala umum dan gejala spesifik pada organ tubuh dimana hormon tiroid ini bekerja. Secara umum, gejala dari penyakit tiroid ini yaitu mudah lelah, tidak tahan akan udara panas, leher yang membesar, sering lapar, sering buang air besar, dan penurunan berat badan. Secara spesifik, berikut gejala dari penyakit ini :

  • Sistem otot dan tulang : osteoporosis, nyeri tulang, dan mudah lelah
  • Jantung : detak jantung yang berderbar debar, hipertensi, gagal jantung, dan gangguan irama jantung
  • Psikis dan Saraf : mudah tersinggung, labil, sulit tidur dan tangan gemetar
  • Kulit : rambut rontok, kulit basah, dan keringat berlebihan
  • Sistem reproduksi : kemandulan, gangguan siklus haid, penurunan libido, ginekomastia pada laki – laki
  • Sistem pencernaan : pembesaran limfa, sulit menelan, muntah, haus dan banyak makan

Jika yang terjadi adalah penyakit Graves, beberapa gejala lain yang muncul yaitu bola mata yang menonjol, penurunan penglihatan, pembengkakan di tulang kering kaki dan penglihatan ganda srta luka di kornea mata.

2. Hipotiroid

Terlalu sedikit hormon yang dihasilkan (hipotiroid) adalah penyebab dari gejala penyakit ini yang terletak di bagian leher. Tingkat keparahan akan memengaruhi gejala yang ditimbulkan. Penderita dari jenis tiroid ini seringkali tidak menyadari bahwa dirinya sedang mengalami ini. Kelelahan dan kenaikan berat badan adalah gejala yang jarang disadari. Selain itu, gejala lain yang mungkin dialami yaitu sensitif terhadap udara dingin, kulit kering, sembelit, wajah membengkak, suara serak, kadar kolesterol yang meningkat, otot melemah, sendi membengkak atau kaku, periode menstruasi yang tidak teratur dan terasa lebih berat, denyut jantung melambat, rambut menipis, depresi dan gangguan memori. 

Sebaiknya jika gejala di atas sudah terjadi, sebaiknya segera dilakukan pengobatan. Hal ini dikarenakan jika terjadi hipotiroid yang terus berlanjut (myxedema), kematian adalah hal yang paling ditakutkan terjadi. Penyakit ini juga menyebabkan stres, lambat dalam berpikir, dan pelupa. Tekanan darah rendah, peurunan suhu tubuh, penurunan pernafasan, lambat dalam merespon dan koma. 

3. Pembengkakan Kelenjar Tiroid

Gondok adalah nama yang lebih dikenal untuk penyakit pembengkakan kelenjar tiroid ini. Rasa nyeri adalah gejala yang paling sering terjadi. Penyakit tiroid yang menjadi penyebabnya memengaruhi gejala gondok lainyya apakah hipertiroid atau hipotiroid. 

Beberapa tanda jika tubuh mengalami pembengkakan leher karena hipotiroid :

  • Fungsi pendengaran menurun
  • Fungsi penglihatan menurun
  • Sembelit (susah buang air besar)
  • Emosi tidak stabil
  • Serang mengantuk
  • Kulit kering
  • Rambut rontok
  • Lemas
  • Berat badan bertambah tetapi nafsu makan menurun
  • Tidak tahan dingin

Di sisi lain, tanda – tanda dari kelenjar tiroid yang mengalami pembengkakan karena kondisi hipertiroid, yaitu :

  • Tidak tahan panas
  • Perasaan cemas
  • Berat badan menurun
  • Sering merasa deg-degan
  • Tremor (getaran anggota tubuh tanpa disadari )
  • Hiperaktif

Pemeriksaan lebih lanjut dibutuhkan untuk mengethaui kondisi hipertiroid atau hipotiroid. Hal ini bertujuan untuk memeriksa kadar hormon yang dihasilkan kelenjar tiroid di leher. Penanganan medis dibutuhkan untuk menyembuhkan gondok dan tidak bisa hilang dengan sendirinya.

Sumber :

www.hellosehat.com

www.halodoc.com

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*